Ketika suaramu menjadi lagu yang paling kurindukan...
Di tengah malam tanpa titik-titik bintang...
Di tengah petang tanpa bulan dan cahayanya...
Aku berjalan, masih menyusuri apa yang tak nampak...
Gadis yang dulu pernah menghiasi...
Kini seakan menghianati...
Bolehkah aku menangkapmu?
Lagi?
Di saat kau telah terbang bersama sayap lainnya?
Di saat hatimu benar-benar telah terbagi?
Adakah?
Kusadari, jawaban akan ada ketika pertanyaan telah terbaca.
Selalu muncul dengan nada yang berbeda...
Selalu muncul dengan lirik puisi yang indah...
Bahkan diammu, adalah penantianku yang paling panjang.
Paling sunyi...
Sesunyi ketika kau menunda untuk melanjutkan lagu itu.
Kaulah nadaku...
Selamanya akan seperti itu.
Selamanya...
.....
¯

1 komentar:
Keep it on Gilang, you steal this story from my heart :')
Posting Komentar
Jadilah satu dari sekian banyak suara dengan manfaat di dalamnya.