Rain of Tears Carrier; Story
Inside of Strory
Satu cahaya dibalik ribuan
rintik hujan.
Tentang cinta, kenangan, dan
harapan.
Adalah sebuah cerita yang dikemas sedemikian rupa hanya untuk menyalurkan hobbi si penulis. Sebagian dari karya yang ditulis lelaki 19 tahun itu hanya sebagai bukti, bahwa semua orang itu sebenarnya bisa. Jika ada niat, minat, usaha, dan do’a.
Naskah cerita ini terbentuk karena
sebuah keinginan. Dengan ide dasar dari pengalaman hidup seorang teman yang
kemudian dicampur dengan beberapa imajinasi, menjadikan karya yang awalnya
nonfiksi ini menjadi fiksi murni.
Tema dari cerita ini kebanyakan tentang motivasi, persahabatan, keluarga, agama, dan cinta. Hampir menyeluruh dan dirangkum dalam satu buku.
Tema dari cerita ini kebanyakan tentang motivasi, persahabatan, keluarga, agama, dan cinta. Hampir menyeluruh dan dirangkum dalam satu buku.
Pada dasarnya tujuan inti dasar
cerita ini, adalah membohongi para pembaca, dalam arti terperangkap dalam
jebakan kata-kata yang telah tertulis. Mengapa demikian? Si penulis, sebut saja
Febry Gilang R, menjanjikan cerita detail dari naskah ini akan membuat beberapa
pembaca menunjukkan ekspresi emosi mereka dan berakhir dengan kekaguman. Jadi
untuk saran, tetap fokus dalam membaca itu perlu.
Ya, mungkin dari pembaca akan
menemukan titik jenuh ketika bertemu dengan dialog antar tokoh, tapi itu
bukanlah hal yang mengurangi nilai kualitas naskah cerita ini. Sesuai
target, motivation menjadi inti cerita walau pada dasarnya
tema cerita ini adalah tentang cinta.
Dengan berbagai macam cara penyampaian tokoh, si penulis berusaha membumbui mereka dengan sikap humoris sesuai karakter sifat agar terlihat lebih hidup dan menghapus sebagian hipotesis tentang titik jenuh dalam naskah cerita ini.
Dengan berbagai macam cara penyampaian tokoh, si penulis berusaha membumbui mereka dengan sikap humoris sesuai karakter sifat agar terlihat lebih hidup dan menghapus sebagian hipotesis tentang titik jenuh dalam naskah cerita ini.
Dari awal bab sampai pertengahan
bab, cerita yang tertulis memang sengaja tidak memunculkan tokoh antagonis.
Alasannya, menurutnya, karakter jahat seperti itu akan terasa semakin menarik
bila muncul di akhir-akhir setelah tokoh 'Ramah', sukses dalam menjalankan
tugasnya sebagai peran utama dalam cerita. Baru setelahnya, si penulis
menjanjikan klimaks yang tiada henti dari saat munculnya tokoh antagonis ini,
dalam arti mencoba memaksa pembaca ikut merasakan.
Untuk lebihnya, mungkin suatu kata
hanya akan menjadi kata bila tanpa tindakan yang terselip di dalamnya. Semoga
kelak bila karya tulis ini terbit, dapat dan mampu bermanfaat untuk kebanyakan
manusia yang ingin mengerti arti hidup ini apa.
Sesuai dengan akhiran kata dari cerita ini, "bacalah saat hujan, maka menangislah bersama langit.", sekian terima kasih.
Sesuai dengan akhiran kata dari cerita ini, "bacalah saat hujan, maka menangislah bersama langit.", sekian terima kasih.


0 komentar:
Posting Komentar
Jadilah satu dari sekian banyak suara dengan manfaat di dalamnya.